Setan Haus

Gue adalah anak kedua dari 4 bersaudara. Gue punya dua orang adik yang masih kecil-kecil. Adik yg cowok bernama I'am, dan yg cewek bernama Vivi.

Ini cerita beberapa tahun yg lalu, di suatu siang, saat pulang sekolah, suasana terik, gue bener-bener ngerasa haus. Bergegas gue mengerahkan kedua kaki untuk sampai di rumah. Sesampainya di rumah, gue langsung menuju surga orang-orang yg lapar dan haus, dapur.

Suasana dapur saat itu ramai juga, vivi sedang main drum, dari kaleng. I'am sedang memakan ayam goreng, dan mama sedang memasak. Gue langsung membuka kulkas dan mengambil minuman dingin. Meskipun ramai, suasana sangat lengang, tidak ada pembicaraan satu sama lain, masih sibuk dengan aktivitas masing-masing. Akhirnya I'am membuka percakapan konyol

I'am : ma, kata Abang kalo makan ga baca bismillah setannya ikut makan ya?

Mama : Iya, makanya kalau makan jangan lupa baca bismillah biar setannya ga ikut makan

I'am : gapapa ah, aku gausah baca bismillah kalo makan

Mama : Loh kenapa gitu?

I'am : Iya, biarin setannya ikut makan. Nah, pas minum baru baca bismillah, mampus tuh seret setannya abis makan ga minum.

Gue : *kayanya gue salah ngajarin (dalam hati)
Previous
Next Post »
Thanks for your comment