Intim Bersama Malam

Pagiku telah habis dengan membangun kembali gemeretak tulang. Pertandingan tadi malam seru sekali, bahkan aku harus tertatih ketika melangkah. Kubangunkan tubuhku yang malas. Oh hari ini aku ujian. Aku ambruk lagi.

Siangku telah kuhabiskan dengan ilmu pengetahuan. Bisa dibilang sedikit dipaksakan. Tubuhku masih sulit diajak kompromi. Namun, tak boleh kujadikan alasan. Salahku yang nakal tadi malam

Senjaku, telah kuhabiskan bergelut dengan kertas ujian. Mataku kadang terpejam. Berhadapan kantuk yang sulit tertahan. Tapi harus aku lawan. Salahku yang kurang memperhatikan pelajaran.

Kini, biarkan aku intim bersama malam.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment