Nakal malam ini

Kereta melaju, pelan tapi pasti. Kurasa lebih baik begitu, daripada seperti yang biasanya. Melaju tapi buta.

Senja telah menyajikan keindahannya. Ia sepertinya tak tahu bahwa ia akan dihantam oleh malam. Beradu peluh, mengadu rasa.

Ada rasa gundah, seperti ada yang tertinggal. Namun, aku tau, kegundahan bukan tentang apa yang tertinggal di masa lalu, tapi tentang sesuatu yang belum dilaksanakan, berdampak untuk masa depan.

Ya, aku mengabaikan tugas-tugas, melumpuhkan pendidikan. Malam ini, kubiarkan diriku bersenang-senang di lapangan hijau. Meski aku tau, esok pendidikan akan menguji apa yang sudah kupelajari.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment