Daya Tarik Website dan Kemudahan Pengguna



Website merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi prioritas untuk perusahaan dalam mengembangkan usahannya. Seiring dengan berjalannya waktu, kebutuhan website tidak hanya digunakan sebagai media informasi saja, namun juga sebagai media untuk mendekatkan perusahaan dengan customer. Misalnya saja, bagi startup yang ada di Indonesia, website digunakan sebagai media aplikasi, promosi, dan kegiatan lain yang bisa dilakukan.


Perusahaan harus merancang situs web yang membentuk atau mencerminkan tujuan mereka, sejarah, produk, dan visi. (Kotler 2008). Tantangan kuncinya adalah merancang situs yang menarik orang menonton untuk pertama kalinya dan cukup menarik untuk mendorong kunjungan berulang.

Daya Tarik Website

Website digunakan produsen untuk mengkomunikasikan produknya kepada kosumen. Website resmi dari perusahaan yang bersangkutan akan menunjukkan kredibilitas dari website tersebut. Kredibilitas sumber adalah bahan evaluasi konsumen dalam merespon pesan yang disampaikan (Ma’ruf 2017).

Selain kredibilitas sumber, daya tarik dari sumber pesan tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi konsumen. Menurut Ma’ruf pada bukunya yang berjudul Manajemen Komunikasi Periklanan, daya tarik sumber pesan ditentukan oleh :
  1. Kemampuan sumber pesan menyampaikan pesan secara menyenangkan dan membuat kesamaan dengan konsumen. Dapat menggunakan content marketing atau review produk yang terpercaya.
  2. Pemasar harus berusaha menyampaikan pesan secara menarik dan mencoba membuat kesamaan pesan yang disampaikan dengan kondisi yang diinginkan konsumen.
  3. Daya tarik pesan bisa menggunakan berbagai tema pendekatan misalnya:
    • Menggunakan tema cinta
    • Pemandangan alam
    • Potongan kisah kehidupan sehari-hari
    • Dan bahkan tema seksual
Daya tarik pesan di atas harus ada pada sebuah website. Secara khusus, Kotler dan Keller  menyebutkan bahwa daya tarik website ditentukan oleh beberapa faktor antara lain:
  1. halaman individual bersih dan tidak disesaki konten
  2. bentuk dan jenis huruf mudah dibaca
  3. situs menggunakan warna (dan suara) yang baik. Situs web juga harus peka terhadap keamanan dan masalah perlindungan privasi.

Kemudahan Pengguna Website

Rayport dan Jaworski ditulis pada Kotler (2008) menyatakan bahwa situs yang efektif menampilkan tujuh elemen c yang disebut 7C yaitu:
  1. Konteks (Context) : Tata letak desain
  2. Konten (Content) : Teks, gambar, suara, dan video yang ada di dalam situs
  3. Komunitas (Community) : Bagaimana situs memungkinkan adanya komunikasi antar pengguna
  4. Penyesuaian (Cusomization) : Kemampuan situs untuk menghantarkan dirinya pada berbagai pengguna atau memungkinkan pengguna untuk mempersonalisasikan situs.
  5. Komunikasi (Communication) : Bagaimana situs memungkinkan komunikasi situs dengan pengguna; pengguna dengan situs; atau komunikasi dua arah
  6. Koneksi (Connection) : Tingkat hubungan situs itu dengan situs lain
  7. Perdagangan (Commerce) : Kemampuan situs untuk memungkinkan transaksi komersial

Menurut Kotler (2008) Pengunjung akan menilai kinerja situs berdasarkan kemudahan pengguna dan daya tarik fisik. Kemudahan penggunaan mempunyai tiga atribut yaitu:
  1. situs dapat diunduh dengan cepat,
  2. halaman pertama mudah dipahami, dan
  3. Mudah berpindah ke halaman lain yang terbuka dengan cepat.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment